woman in white sleeveless shirt and blue denim skirt holding black smartphone

Tiktok Hapus 89 Juta Video dan Lebih dari 15 Juta Akun Dalam 6 Bulan

Tiktok Hapus 89 Juta Video dan Lebih dari 15 Juta Akun Dalam 6 Bulan. Tiktok tak main-main dalam menindak akun spammer penyebar hoax. Tak kurang dari 15 juta akun spam dan akun-akun yang melanggar panduan komunitas dihapus dalam rentang paruh kedua 2020.

Selama enam bulan. 1 Juli – 31 Desember. Data itu terungkap dalam Laporan Transparansi TikTok H2 2020 [di sini].

“Kami berkomitmen untuk bersikap transparan tentang bagaimana kami menjaga platform kami agar tetap aman, karena itu membantu membangun rasa percaya dan pemahaman dengan komunitas kami,”

Helena Lersch, Director of Public Policy, SEA and MENAT

Helena menegaskan, TikTok merupakan komunitas yang beragam dan global, didorong oleh ekspresi kreatif. TikTok ingin memelihara lingkungan makin kondusif. Semua orang merasa aman dalam berkreasi, menemukan komunitas, dan terhibur.

Kenapa TikTok Hapus Video dan Akun Itu?

TikTok melawan misinformasi. Seperti kita tahu selama pandemi Covid-19 ini banyak misinformasi bahkan hoaks beredar. TikTok tegas dan keras dalam melawan misinformasi yang berhubungan dengan Covid-19 dan Pemilu.

Selain secara preventif memonitor konten spam, misinformasi, dan hoax, TikTok juga merespons permohonan lembaga penegak hukum. Misalnya saja, permintaan informasi, permintaan pemerintah untuk penghapusan konten, dan permohonan penghapusan yang berhubungan dengan properti intelektual atau copyright.

Untuk keperluan transparansi, TikTok membuka data mencakup sebagai berikut.

  • akun yang dihapus
  • akun spam dan video yang dihapus
  • video yang dikembalikan setelah menerima permohonan dari kreator video
  • masukan kebjakan spesifik
  • Iklan yant ditolak karena melanggar kebijakan periklanan

Baca juga: Cara download video TikTok No watermark

Inilah data dan fakta Video dan Akun yang dihapus Tiktok

89.132.938 video dihapus secara global pada paruh kedua 2020 karena melanggar panduan komunitas atau syarat ketentuan. Jumlah ini ternyata masih kurang 1% dari keseluruhan video yang diunggah di TikTok.

3.860.156 video dari kreator Indonesia dihapus. Indonesia masuk lima besar berdasarkan jumlah video yang dihapus setelah Amerika Serikat, Pakistan, Brazil, dan Rusia.

92,4% dari video-video ini dihapus sebelum pengguna melaporkannya, 83,3% dihapus sebelum ditonton, dan 93,5% dhapus dalam waktu 24 jam setelah diunggah

6.144.040 akun dihapus karena melanggar Panduan Komunitas

9.499.881 akun spam dihapus bersama dengan 5.225.800video spam yang diunggah oleh akun-akun tersebut.

173.246.894 akun yang dibuat melalui alat otomatis dibatalkan (pencegahan)

3.501.477 iklan ditolak karena melanggar kebijakan dan panduan periklanan

Misinformasi tentang Covid-19 dan Vaksin

Khusus tentang Covid-19 dan vaksin, TikTok bekerjasama dengan ahli kesehatan masyarakat untuk membantu komunitas tetap aman dari misinformasi. Dalam laporan TikTok merinci sejumlah hasil dari usahanya sebagai berikut.

– Hub informasi Covid-19 TikTok ditonton sebanyak 2.625.049.193 kali

– Banner yang mengarakhkan pengguna ke hub informasi Covid-19 bertambah hingga 3.065.213 video

– Pengumuman pelayanan masyrakat tentang tagar atau hashtag yang mengarahkan pengguna ke informasi dari WHO atau tenaga kesehatan lokal ditonton hingga 38.010.670.666 kali.

– 51.505 video dihapus karena menayangkan misinformasi tentang Covid-19.

– 86% video-video itu dihapus sebelum menerima laporan, 87% dihapus dalam waktu 24 jam setelah diunggah ke TikTok, dan 71% tidak ditonton oleh siapa pun.

TikTok sangat ketat terhadap iklan politik. Mereka tak menerima iklan politik. TikTok tak mengizinkan pasang iklan politik dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 2020 juga Pilkada 2020 di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.