Vtube Itu Apa Bisa Saingi Youtube

Vtube itu apa? Terlintas pertanyaan itu ketika keributan itu melintasi lini masa media sosial. Spontan mengetikkan lima kata v t u b e di mesin pencari google. Jreng-jreng hasilnya, itu bisnis yang ngeri-ngeri sedap.

Bisnis berbasis aplikasi smartphone dan sudah diunduh jutaan pengguna hp android! Aplikasi vtube aplikasi yang mencemaskan. Ya, sebuah aplikasi yang bisa diunduh dan diinstall di handphone android.

Baca juga: 7 Aplikasi Android yang Wajib Kamu Miliki

Katanya nih, aplikasi vtube menjanjikan penghasilan kepada para membernya. Tapi apa benar begitu? Memangnya beneran vtube memberikan penghasilan? Jadi ini semacam aplikasi yang menghasilkan uang begitu?

Katanya sih gitu, tapi d lini masa sosmed, terutama teman-teman saya lebih banyak yang meragukan.

Jadi makin penasaran vtube apa sih?

Mengutip Kompasiana, vtube itu praktik bisnis ilegal, haram, dan investasi bodong! Begitulah judul yang artikel yang ditulis Chairunnisa Ilmi, mahasiswa jurusan Antropologi Budaya di ISBI Bandung.

Chairunnisa yang menampilkan foto perempuan muda berjilbab krem kecokelatan itu menuliskan, aplikasi kontroversial itu menangguk kesempatan dalam kesempitan.

Baca juga: 7 Aplikasi Penghasil Uang

Saat orang kebingungan karena kena PHK, usaha lesu akibat pandemi Covid-19, muncul aplikasi yang menjanjikan penghasilan denga cara mudah. Iming-iming hasil fantastis dibarengi rayuan marketing seakan menghipnotis masyarakat mengunduh dan menginstall aplikasi ini menjadi member vtube.

Pendek kata, masyarakat yang sedang terkena ujian Corona malah ditambah musibah atas datangnya Vtube ini.

Tak Mau Ditipu Tapi ….

Emangnya kamu mau ditipu? Adakah orang yang secara sukarela ditipu? Tentu saja jawabnya tidak ada!

Tidak ada seorang pun yang ikhlas ditipu bahkan membela si penipu. Tapi begitulah yang terjadi. Banyak yang secara sukarela membela so called “bisnis menjanjikan” itu.

Jadi ceritanya, beberapa hari lalu sebuah akun media sosial televisi ternama tanah air melemparkan status di sebuah platform medsos.

Baca juga: Jangan Pakai Aplikasi yang Unpaedah

Kurang lebih isinya begini, “Selamat beraktifitas guys.. Lagi rame vtube apasih vtube itu, emang disini ada yang vtuber.” Postingan yang dirilis 5 Januari 2021 itu langsung rame komentar dan orang share share ngajakin pasukan untuk berkomentar.

Riuh. Rame. Salah satu share dari postingan itu mampir timeline dan menggerakkan jemari mengetikkan tulisan ini.

Agak aneh gimana gitu, lihat orang disindir justru bangga. Beramai-ramai menyampaikan komentar positif terhadap vtube. Vtuber die hard!

Entah apa yang terjadi kemudian admin fanpage televisi itu tampaknya mengedit postingan tentang vtube. Setelah postingan awal tampak diedit, di bawahnya ada komentar dari author: “Dan komentar sebagian besar isinya member vtube, ups no prospect. Thread closed.”

Penjelasan Jernih tentang Aplikasi Vtube

Mari kita simak penjelasan Ustadz Muhammad Syamsudin, Peneliti Bidang Ekonomi Syariah – Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur yang dimuat dalam situs NU Online.

Vtube resmi atau tidak? Kita perlu merujuk pada Otoritas Jaa Keuangan. Kenapa OJK, karena vtube merupakan platform yang mengumpulkan dana masyarakat, sehingga keberadaannya wajib diketahui dan mendapatkan izin dari OJK sehubungan dengan keselamatan dana nasabah.

Baca juga: 3+1 Aplikasi Desain Rumah

Ternyata, sejak 3 Juni 2020, Vtube dinyatakan sebagai entitas usaha yang tidak (atau setidaknya belum) mendapatkan izin operasional dari OJK.

Menurut Infoperbankan, Vtube adalah aplikasi bisnis periklanan, yang katanya member akan dibayar ketika menonton iklan tanpa skip yang muncul pada halaman aplikasi.

Aplikasi Vtube dikelola oleh PT Future View Tech dan terdaftar di situs Kominfo pada 10 Maet 2020, dengan situs resmi perushaan yaitu fvtech. Namun, kini situs resmi vtube tidak bisa diakses. Diblokir karena dianggap memiliki muatan negatif.

Argumen Vtube Itu Ilegal

Menghukumi sesuatu memang harus objektif. Agar objektif, kita kupas dulu apa dan bagaimana sistem vtube berlaku.

Member Vtube atau vtuber mendapatkan penghasilan dari tiga kategori poin, yaitu:

  1. Personal Point

Ini didapatkan melalui formulasi penyelesaian misi berupa menonton video iklan yang muncul selama 5 menit tanpa skip, sebanyak 10 vieo per hari. Jumlah poin view member ini dapat dijualbelikan dengan member lain dengan jjalan menyetor uang.

Semakin banyak jumlah view yang dikumpulkan, level member akan semakin meningkat. Jumlah view otomatis meningkat karena ada member baru yang menjadi downline (transaksi referral).

  1. Referral Poing

Seperti sudah disinggung pada poin pertama, sistem referral view point ini memungkinkan seorang member untuk bagi hasil dengan rekan downlinenya. Semakin banyak member yang menjadi referra, semakin banyak pula view point member lama yang menjadi upline atau leader.

  1. Group Point

Ada 5 peringkat berbeda dalam kelas grup ini, yaitu bronze (10 poin), silver (100 poin), gold (500 poin), platinum (1000 poin), dan diamond (1500 poin). 1 poin setara 1 US Dollar!

View point ini yang kemudian menjadi titik tolak dalam menghukumi keabsahan bisnis aplikasi yang mengklaim dapat penghasilan hanya dengan nonton iklan ini. Jual beli view point bisa dihukumi sah karena view point berjamin dolar dan dapat dikuasai sepenuhnya oleh pembeli.

Namun, ketika view point ini menjadi landasan menaikkan level, maka ada ruang bagi skema ponzi. Ketika terjadi penyetoran view point disertai ketentuan wajib memiliki anggota sebanyak 20-40 orang referral menandakan bahwa pihak upline atau leader mendapatkan upah dari anggota baru dan bukan dari perusahaan.

Bijak menggunakan Gadget

Bijaklah menggunakan gadget. Piranti kecil kesayangan bisa menghasilkan atau bikin kita terperosok kemalangan bila tak bijak menggunakannya.

Jangan mudah terbujuk rayu iming-iming yang too good to be true. Vtuber perlu mawas diri dan terbuka pada informasi valid dan akurat dari lembaga berwenang.

Sudah jelas ada penghentian kegiatan dari Satgas Waspada Investasi. Vtube dari PT Future View Tech telah dihentikan oleh OJK. Kegiatan yang dihentikan adalah investasi uang tanpa izin dengan menawarkan keuntungan Rp200 ribu – Rp70 juta hanya dengan mengklik iklan.

Wah, jangan-jangan anda berpikiran Vtube itu apa bisa saingi Youtube?

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.